Pamekasan – Prestasi membanggakan diraih oleh mahasiswa Fradiksi UIN Madura dalam ajang The 9th International Conference of Islamic Studies (ICONIS) 2025. Sebanyak tujuh mahasiswa, terdiri dari dua angkatan 2023 dan lima angkatan 2024, berhasil meloloskan naskah penelitian mereka untuk dipresentasikan di forum akademik internasional ini.
7 mahasiswa Fradiksi tersebut mengantarkan 3 karya penelitian untuk dipublikasikan. Salah satu karya bahkan berhasil menembus Atlantis Press (Springer Nature)—penerbit internasional bereputasi yang terindeks Web of Sience yang setara dengan Scopus dan masuk dalam 10 karya terbaik dari total 80 naskah yang terbit. Karya tersebut ditulis secara personal oleh Arinal Haq Fauziah yang juga menjabat sebagai Co 1 PSDM Fradiksi UIN Madura.
Meski terbit secara individu, keberhasilan ini tidak lepas dari peran PSDM Fradiksi sebagai penggerak yang mendampingi dan memfasilitasi para anggota, khususnya angkatan 2024, dalam proses penyusunan dan pengembangan karya hingga lolos ICONIS 9. Hal ini menunjukkan bahwa wadah kaderisasi organisasi dapat berfungsi strategis dalam melahirkan prestasi akademik berskala internasional.
“Prestasi ini bukan hanya kebanggaan personal, tetapi juga bukti nyata bahwa kolaborasi organisasi mampu menghasilkan kontribusi akademik yang diakui dunia,” ungkap CO 1 PSDM Fradiksi UIN Madura Dengan capaian ini, mahasiswa Fradiksi UIN Madura kembali membuktikan bahwa semangat berkarya dan berinovasi dapat membawa nama kampus ke level internasional, serta menginspirasi mahasiswa lain untuk berani melangkah di panggung global.


